Postingan

Cara berhenti jadi Gila

Huuuuffft... jika menyimpan sesuatu biasanya suatu saat akan habis. tapi entah kenapa gak berlaku dengan kegilaan yang ku alami. mungkin aku bukannya menyimpan tapi justru memproduksi kegilaan itu sendiri. Gimana nggak, rasanya benar-benar kacau dan aku sungguh gak tau mesti gimana. antara logika dan perasaan yang sepertinya saling berseberangan. biarin aja dah kayak gini... sekali lagi ini hanya cobaan. dan aku pasti bisa melewatinya.

Que sera sera

Menyebalkaaan... terus aja seperti ini, pelupa yang membawa bencana. Gimana nggak, flash disk yang sebelumnya ada disana tiba-tiba raib. Ku bertanya-tanya dalam pikiranku, apa sudah ku ambil? trus setelah itu kuletakkan dimana? apakah ada yang ambil? tapi gak mungkin juga. kayaknya aku ambil tapi kemudian ku lepas dimana.. ?aaaarrrghh!!!! pusing bin bingung bin lupha.. Rileks... tenang... everything gonna be allright tak ada yang perlu dikhawatikan.. semua baik.. gak ada yang begitu penting kok.. jangan terlalu dipusingkan.. move on. Itu gak sebesar yang kita pikirkan. memang itulah pentingnya ikhlas. toh juga udah usaha untuk mengingat dan mencari. Ada ungkapan terkenal tentang bertawakkal, kalau semua usaha mengingat telah dikerahkan berarti waktunya untuk mengikhlaskan.. que sera sera, apa yang telah terjadi, maka biarlah terjadi.. Sering kali aku seperti ini, butuh konsentrasi dan fokus. Gak usah diingat-ingat lagi, kalau masih rejeki gak akan kemana. berpikir positif.. berpiki...

Ingat Mati !

karena sejatinya kita di dunia ini sedang sama-sama memegang nomor antrian akhirat masing-masing, tapi bedanya kita tidak pernah tahu kapan kita akan dipanggil untuk menghadapNya, ada yang selalu was-was dan mempersiapkan diri dan ada yang santai-santai saja seolah gilirannya tidak akan pernah datang..  Tapi asal tahu aja, sejatinya kita pasti akan mendapatkan giliran kita.. Kakak-kakak, ibu-ibu tetangga, nenek kakek tetangga.. kenalan yang pernah kita temui, atau kenalan dari kenalan dan mungkin bisa jadi selanjutnya adalah kita... Bersyukurlah orang yang selalu mengingat mati dan tidak mudah terperdaya dengan dunia.. semoga kita menjadi salah satunya.. Cita-cita di dunia itu gak akan pernah habis selama kita masih bernapas, maka kejarlah cita-cita yang bisa kita raih setelah kita berhenti bernapas. Kadang perasaan ingat mati itu selalu datang dan pergi, dapat kabar tentang berita kematian  seseorang terkadang ditanggapi sambil lalu. padahal bisa jadi itu cara Allah den...

Hei.. Mr. I don't know who

Ada banyak hal yang ingin kuungkapkan jika ini pembahasan tentangmu, tentang aku yang selalu menghabiskan banyak waktuku untuk memikirkanmu atau kamu yang kadang begitu random tanpa ku tahu apa yang kau inginkan dariku. Siapa sih kamu? Apa tujuanmu, dan kenapa aku begitu terobsesi olehmu? Pertanyaan-pertanyaan itu seolah terus menerus muncul tanpa ada jawaban pastinya. Aku hanya ingin tau, bagaimana ini sebenarnya akan berakhir. Begitu saja kah? Atau ada kejutan spesial yang menanti disebaliknya. Lelah tau, menjadi penasaran itu.. kamu.. apa pernah sepertiku? Kalau pernah, beritau aku.. setidaknya aku akan tenang jika kita sama. Tapi bagaimana kalau kamu tidak pernah… maka aku pun tak akan mencobanya.. Sangat menyebalkan terus menerus seperti ini.. keadaan yang berulang-ulang dan perasaan yang berulang-ulang. Aku biasanya akan lari, namun sayangnya sekarang hampir tidak ada tempat untuk lari. Sempit, menyempit dan sesak.. rasanya pengen tenggelam. Save me….! Tak ada ya...

Jangan mikir, berat.. biar mereka saja!

Gak nyangka akhirnya nyampe juga diumur yang bisa bikin kita sensitif kalau bahas tentang jodoh.. #ups Bukannya mau lari dari kenyataan juga tapi memang kadang semakin dipikir semakin tidak ada penyelesaian karena pada dasarnya kita memang sedang menduga-duga sesuatu yang masih misteri. Sangat buang-buang energi.. padahal energi kan terbatas ya..#loh hehe.. Sampai pada kesimpulan, baiklah cukup aku berenti. Jodohku kapan-kapan pasti ketemu kalau udah waktunya.. Karena sekarang adalah waktunya menikmati momen-momen sendiri yang mungkin akan selalu kita rindukan nanti. Hei.. kamu jodohku siapapun itu, santai saja kutunggu kok, aku gak secemas itu... kalaupun kau masih nyari-nyari jalannya maka akupun sama tapi kalau ternyata yang ketemu masih jalan buntu, jangan khawatir kita masih bisa ulang lagi dan susuri jalan yang lain... dan hidup itu sendiri bukan hanya tentang saling menemukan. mungkin ditengah jalan nanti bisa saja kita malah menemukan bagian-bagian diri kita yang sempat kita ...

Salam dari Hati

Aku sangat mengerti kalau semua itu hanyalah gurauanmu untuk mengusir kebosanan, ini memang tempat yang membuat stres sekaligus menyenangkan bukan. aku tidak menyalahkanmu. Itu diriku, aku.. aku yang telah membuat diriku terbawa serius akan gurauanmu. Maka bisakah untuk kali ini kau membiarkanku? Aku tidak akan bilang seandainya kita tidak pernah bertemu mungkin aku akan begini atau aku tidak akan begitu, tapi kau tahu aku sesungguhnya sangat bersyukur telah ditakdirkan untuk bertemu denganmu. Aku sangat menyukai apa yang kurasakan padamu, aku bahkan akan baik-baik saja sekalipun kutahu aku tidak akan pernah bisa membersamaimu. Maka mulai sekarang kukatakan padamu jangan pernah berpikir jika aku akan selemah itu untuk menuruti perasaanku, kau tidak tahu apa yang sudah kulalui selama ini. Aku masih sanggup untuk mengatasinya. Terimakasih untuk hal indah yang kau telah tinggalkan untukku, kau akan selalu menjadi salah seorang yang tak terlupakan untukku. Tetap sehat...

Rage

It feels so so bad… harusnya aku gak perlu sampe segitunya, tapi memang ada baiknya juga, karena sebagian besar rekonsiliasi hanya akan terjadi ketika di awali dengan pemberontakan, it’s not that bad being a rebel as long as it against a tyranny. Kepemimpinan yang hanya mementingkan diri sendiri memang sewajarnya di tentang , bahkan d alam lingkup paling kecil sekalipun seperti keluarga, dan memang sudah tidak bisa terlepaskan there’s almost no rebellion without rage, memang sedikit out of control dan   rasanya cukup keras dan kasar, terasa begitu banyak energi yang terkuras, aku masih sedikit lemas sampe sekarang dan tenggorokan terasa s e dikit sakit.             Sekarang aku ingin menangis, mungkin karena ada rasa sesal karena telah berkata hal yang tidak pantas pada orang tua. Tapi mungkin juga aku sedikit bingung, kenapa begitu banyak hal yang bertolak belakang antara aku dan dia , caranya berpikir hampir bertolak bel...