Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Que sera sera

Menyebalkaaan... terus aja seperti ini, pelupa yang membawa bencana. Gimana nggak, flash disk yang sebelumnya ada disana tiba-tiba raib. Ku bertanya-tanya dalam pikiranku, apa sudah ku ambil? trus setelah itu kuletakkan dimana? apakah ada yang ambil? tapi gak mungkin juga. kayaknya aku ambil tapi kemudian ku lepas dimana.. ?aaaarrrghh!!!! pusing bin bingung bin lupha.. Rileks... tenang... everything gonna be allright tak ada yang perlu dikhawatikan.. semua baik.. gak ada yang begitu penting kok.. jangan terlalu dipusingkan.. move on. Itu gak sebesar yang kita pikirkan. memang itulah pentingnya ikhlas. toh juga udah usaha untuk mengingat dan mencari. Ada ungkapan terkenal tentang bertawakkal, kalau semua usaha mengingat telah dikerahkan berarti waktunya untuk mengikhlaskan.. que sera sera, apa yang telah terjadi, maka biarlah terjadi.. Sering kali aku seperti ini, butuh konsentrasi dan fokus. Gak usah diingat-ingat lagi, kalau masih rejeki gak akan kemana. berpikir positif.. berpiki...

Ingat Mati !

karena sejatinya kita di dunia ini sedang sama-sama memegang nomor antrian akhirat masing-masing, tapi bedanya kita tidak pernah tahu kapan kita akan dipanggil untuk menghadapNya, ada yang selalu was-was dan mempersiapkan diri dan ada yang santai-santai saja seolah gilirannya tidak akan pernah datang..  Tapi asal tahu aja, sejatinya kita pasti akan mendapatkan giliran kita.. Kakak-kakak, ibu-ibu tetangga, nenek kakek tetangga.. kenalan yang pernah kita temui, atau kenalan dari kenalan dan mungkin bisa jadi selanjutnya adalah kita... Bersyukurlah orang yang selalu mengingat mati dan tidak mudah terperdaya dengan dunia.. semoga kita menjadi salah satunya.. Cita-cita di dunia itu gak akan pernah habis selama kita masih bernapas, maka kejarlah cita-cita yang bisa kita raih setelah kita berhenti bernapas. Kadang perasaan ingat mati itu selalu datang dan pergi, dapat kabar tentang berita kematian  seseorang terkadang ditanggapi sambil lalu. padahal bisa jadi itu cara Allah den...

Hei.. Mr. I don't know who

Ada banyak hal yang ingin kuungkapkan jika ini pembahasan tentangmu, tentang aku yang selalu menghabiskan banyak waktuku untuk memikirkanmu atau kamu yang kadang begitu random tanpa ku tahu apa yang kau inginkan dariku. Siapa sih kamu? Apa tujuanmu, dan kenapa aku begitu terobsesi olehmu? Pertanyaan-pertanyaan itu seolah terus menerus muncul tanpa ada jawaban pastinya. Aku hanya ingin tau, bagaimana ini sebenarnya akan berakhir. Begitu saja kah? Atau ada kejutan spesial yang menanti disebaliknya. Lelah tau, menjadi penasaran itu.. kamu.. apa pernah sepertiku? Kalau pernah, beritau aku.. setidaknya aku akan tenang jika kita sama. Tapi bagaimana kalau kamu tidak pernah… maka aku pun tak akan mencobanya.. Sangat menyebalkan terus menerus seperti ini.. keadaan yang berulang-ulang dan perasaan yang berulang-ulang. Aku biasanya akan lari, namun sayangnya sekarang hampir tidak ada tempat untuk lari. Sempit, menyempit dan sesak.. rasanya pengen tenggelam. Save me….! Tak ada ya...

Jangan mikir, berat.. biar mereka saja!

Gak nyangka akhirnya nyampe juga diumur yang bisa bikin kita sensitif kalau bahas tentang jodoh.. #ups Bukannya mau lari dari kenyataan juga tapi memang kadang semakin dipikir semakin tidak ada penyelesaian karena pada dasarnya kita memang sedang menduga-duga sesuatu yang masih misteri. Sangat buang-buang energi.. padahal energi kan terbatas ya..#loh hehe.. Sampai pada kesimpulan, baiklah cukup aku berenti. Jodohku kapan-kapan pasti ketemu kalau udah waktunya.. Karena sekarang adalah waktunya menikmati momen-momen sendiri yang mungkin akan selalu kita rindukan nanti. Hei.. kamu jodohku siapapun itu, santai saja kutunggu kok, aku gak secemas itu... kalaupun kau masih nyari-nyari jalannya maka akupun sama tapi kalau ternyata yang ketemu masih jalan buntu, jangan khawatir kita masih bisa ulang lagi dan susuri jalan yang lain... dan hidup itu sendiri bukan hanya tentang saling menemukan. mungkin ditengah jalan nanti bisa saja kita malah menemukan bagian-bagian diri kita yang sempat kita ...